Hijab segi empat mudah kusut karena lipatannya bertumpuk dan bahannya sering tipis. Cara menata hijab segi empat agar tidak kusut dimulai dari memilih bahan yang tepat, menyetrika dengan benar, lalu mengunci lipatan memakai peniti di titik yang tidak menarik serat kain.
Kenali Bahan Hijab Sebelum Menata
Hasil akhir penataan sangat bergantung pada jenis kain. Voal dan ceruti menghasilkan lipatan tegas dan tidak mudah berubah bentuk. Sementara itu, bahan seperti sifon dan chiffon cenderung licin sehingga lipatannya cepat bergeser dan muncul kerutan halus di bagian dagu.
Untuk pemakaian harian di ruangan ber-AC, voal lebih aman karena tidak menyimpan panas dan tetap tegak. Kalau kamu banyak beraktivitas di luar ruangan, pilih bahan campuran katun yang menyerap keringat. Bahan ini sedikit lebih kaku sehingga lipatan tetap rapi meski terkena angin.
Sebelum membeli, cubit kain di toko lalu lepaskan. Kain yang kembali ke bentuk semula dengan cepat menandakan seratnya cukup padat, dan itu artinya hijab lebih tahan kusut setelah dilipat di kepala.
Persiapan Sebelum Melipat
Setrika dengan Suhu yang Sesuai
Setrika hijab dalam keadaan setengah kering, bukan setelah benar-benar kering. Uap dari sisa air membantu serat kain meluruskan diri sehingga hasil setrikaan lebih rata dan tidak mudah kembali kusut. Untuk bahan voal, gunakan suhu sedang. Bahan satin dan sutra perlu suhu rendah dengan alas kain katun supaya tidak mengkilap atau meleleh.
Siapkan Peniti dan Jarum Pentul
Sediakan minimal tiga peniti ukuran kecil dan dua jarum pentul. Peniti kecil lebih baik karena lubangnya tidak membekas saat hijab dilepas. Hindari peniti besar berujung tebal, terutama pada bahan tipis, karena bekas tusukan akan terlihat jelas dan sulit hilang meski sudah dicuci.
Langkah Menata Hijab Segi Empat
- Lipat hijab menjadi segitiga sama sisi. Pastikan kedua ujung panjang bertemu sejajar. Lipatan miring membuat sisi depan terlihat tidak simetris.
- Letakkan sisi panjang di atas dahi. Atur posisinya sedikit di bawah garis rambut, lalu tarik kedua ujung ke belakang kepala dengan kekencangan sedang.
- Sematkan di bawah dagu. Ambil sisi pendek yang menggantung di depan, lipat dua kali ke arah dalam, lalu kunci dengan satu peniti di sisi dalam agar tidak terlihat.
- Tarik kedua ujung ke satu sisi. Pilih sisi yang kamu inginkan, biasanya sisi berlawanan dari tangan dominan supaya mudah dijangkau.
- Lilit satu ujung melewati kepala. Tahan ujung satunya dengan jari, lalu sematkan memakai jarum pentul di area dekat pelipis.
- Rapikan sisa kain. Lipat sisa ujung ke dalam, jangan dibiarkan menggantung karena bagian inilah yang biasanya kusut lebih dulu saat beraktivitas.
Kalau kamu memakai atasan bermotif, jaga agar warna hijab tetap jadi warna netral supaya keseluruhan tampilan tidak bertabrakan. Prinsip yang sama dipakai dalam cara memadupadankan warna outfit agar tampil rapi, yaitu biarkan satu elemen jadi fokus dan sisanya mendukung.
Titik Peniti yang Aman untuk Kain Tipis
Menusukkan peniti di sembarang tempat membuat kain cepat berlubang. Gunakan titik-titik berikut:
- Sisi dalam lipatan dagu, karena tertutup lapisan kain lain.
- Dekat pelipis, pada area yang tidak terkena gesekan tas atau kerah.
- Belakang kepala, tepat di bawah ikatan utama.
Hindari meniti di bagian tengah dahi dan area dekat telinga. Dua tempat ini paling sering bergesekan dengan kacamata, masker, atau tali tas.
Merapikan Hijab Tanpa Melepasnya
Kerutan kecil biasanya muncul di bawah dagu setelah beberapa jam. Kamu tidak perlu melepas seluruh penataan. Cukup semprotkan sedikit air pada bagian yang kusut, tarik perlahan ke arah bawah, lalu tekan dengan telapak tangan selama beberapa detik. Cara ini bekerja pada bahan voal dan katun, tetapi kurang efektif untuk satin.
Kalau lipatan mulai bergeser, sematkan satu jarum pentul tambahan di bagian belakang untuk mengunci. Membawa dua peniti cadangan di tas jauh lebih praktis daripada menata ulang dari awal di toilet.
Penataan yang rapi juga berpengaruh pada kesan keseluruhan saat beraktivitas formal. Kalau kamu sedang menyiapkan tampilan kerja, padukan hijab dengan palet warna yang serasi. Referensi tentang cara memadupadankan warna outfit kerja ala urban bisa jadi acuan saat memilih warna hijab dan atasan.
Kesalahan yang Membuat Hijab Cepat Kusut
Beberapa kebiasaan berikut sering jadi penyebab, meski kamu sudah melipat dengan hati-hati.
- Menggunakan hijab yang baru dicuci dan langsung dipakai tanpa disetrika. Serat kain masih kaku dan lipatannya tidak terbentuk sempurna.
- Menarik kain terlalu kencang di area dahi. Kain yang tertarik berlebihan akan kembali mengendur dan menciptakan kerutan baru.
- Menumpuk banyak peniti di satu titik. Selain membuat kain melubang, tarikan peniti membuat lipatan miring.
- Menyimpan hijab dalam keadaan terlipat kecil di dalam tas selama berjam-jam. Sebaiknya gulung, bukan lipat.
Kesalahan penataan yang sama juga sering terjadi pada gaya busana secara umum, termasuk pada pria. Beberapa di antaranya dibahas dalam ulasan tentang kesalahan padu padan yang bikin gaya pria terlihat berantakan, dan pola kesalahannya mirip: detail kecil yang diabaikan membuat keseluruhan tampilan terlihat kurang rapi.
Menyimpan Hijab agar Tidak Kusut
Setelah dilepas, jangan langsung melipat hijab menjadi kotak kecil. Gantung hijab di hanger berpelindung selama beberapa jam supaya sisa kelembapan menguap. Baru kemudian gulung memanjang dan simpan di rak.
Untuk perjalanan, gulingkan hijab lalu letakkan di dalam kantong kain terpisah. Menyimpannya bersama pakaian lain yang bermaterial keras membuat kain tergesek dan muncul serat halus di permukaan.
Ringkasan
Hijab segi empat tetap rapi kalau bahannya sesuai, disetrika saat setengah kering, dan lipatannya dikunci dengan peniti di titik yang tepat. Simpan dengan cara digulung, dan bawa peniti cadangan agar bisa merapikan tanpa membongkar seluruh penataan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menata hijab segi empat?
Untuk pemakaian harian, penataan dasar bisa selesai dalam dua sampai tiga menit setelah kamu terbiasa. Latihan pertama biasanya butuh waktu lebih lama karena masih menyesuaikan posisi peniti dan kekencangan lipatan.
Apakah hijab segi empat harus selalu disetrika sebelum dipakai?
Tidak selalu, tetapi menyetrika dengan uap membuat lipatan lebih tegas dan tahan lama. Kalau waktunya terbatas, setrika hanya bagian depan dan bawah dagu yang paling terlihat.
Bahan apa yang paling tidak mudah kusut untuk hijab segi empat?
Voal dan ceruti termasuk yang paling tahan kusut karena seratnya padat. Bahan ini mempertahankan bentuk lipatan lebih lama dibandingkan sifon dan chiffon, terutama saat dipakai di ruangan ber-AC.